January 10, 2012

Penetasan Telur Ayam Serama

3 comments
pui-30b

Pada penetasan telur ayam serama kami menggunakan mesin penetas tipe PUI-30 dengan pertimbangan ukuran telur yang relatif lebih kecil dan biasanya jumlah telur yang ditetaskan relatif sedikit. Berikut adalah langkah-langkah untuk menetaskannya agar hasil tetasnya maksimal.

Sebelum memulai jadwal penetasan:

1. Lakukan fumigasi atau sterilisasi terhadap mesin tetas dengan menggunakan formalin kurang lebih selama 15 menit. Atau apabila mendapat kesulitan untuk mendapatkan formalin, bisa lakukan pencucian mesin tetas dengan menggunakan cairan anti kuman (disinfektan) yang dapat di beli di kios-kios peternakan.
2. Isi bak air sampai penuh kemudian masukkan kedalam mesin tetas.
3. Atur temperatur mesin tetas dengan cara melakukan seting pada termostat. Temperatur di atur pada suhu 37°C.
4. Setelah temperatur stabil pada suhu 37°C, masukkan telur ke dalam mesin tetas.

Berikut adalah Jadwal Penetasan:

Hari ke-1 sampai hari ke-3
• Masukkan telur ke dalam mesin tetas.
• Ventilasi ditutup rapat.
• Kontrol suhu (37°C)
• Telur belum boleh diputar.
• Bak air terisi penuh.

Hari ke-4 sampai hari ke-5
• Ventilasi dibuka penuh.
• Kontrol suhu (37°C).
• Telur mulai diputar, minimal sehari 2 kali (pagi dan sore).

Hari ke-6
• Ventilasi dibuka penuh.
• Kontrol suhu (37°C) • Pemutaran telur, minimal sehari 2 kali (pagi dan sore). • Cek bak air, jika air berkurang silahkan tambahkan lagi. • Lakukan Candling (peneropongan telur), keterangan hasil candling silahkan lihat DISINI.

Hari ke-7 sampai hari ke-17
• Ventilasi dibuka penuh.
• Kontrol suhu (37°C).
• Pemutaran telur, minimal sehari 2 kali (pagi dan sore).
• Cek bak air, jika air berkurang silahkan tambahkan lagi.

Hari ke-18 sampai hari ke-21 (telur menetas)
• Ventilasi dibuka penuh. • Kontrol suhu (37°C).
Stop pemutaran telur sampai telur menetas.
• Cek bak air, jika air berkurang silahkan tambahkan lagi.


Related posts :







Cari Artikel Seputar Unggas Disini


3 Responses so far

  1. Anonymous says:

    gan,mau tanya
    cara meletakkan telur gimana ya?
    apakah terserah tau gimana?
    tlg reply ya..

  2. Unknown says:

    Berdasarkan pengalaman saya, peletakan telur sembarangpun ok saja.

  3. Unknown says:

    sangat bermmama
    faat,

Leave a Reply

Silahkan beri komentar setelah Anda membaca Artikel di blog ini