ALT_IMG

Mesin Tetas PUI-100

Dengan mengikuti tata cara penetasan telur yang benar, keberhasilan telur yang menetas dengan mesin penetas Pesona Unggas PUI-100 ini bisa di atas 90 %. Dengan cara tradisional biasanya dibawah 50 %. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Mesin Penetas PUI-30

Mesin penetas PUI-30 adalah salah satu solusi untuk membantu meningkatkan produktivitas peternakan unggas. Dengan ukuran PUI-30 yang relatif kecil maka efektif untuk penetasan telur unggas yang berukuran besar maupun kecil seperti telur burung. Sangat tepat untuk para hobis dan untuk penelitian. Baca Selengkapnya...

Alt img

Pembibitan DOC Ayam Kampung

Usaha Penetasan Telur Ayam untuk menghasilkan anak ayam atau DOC (Day Old Chick) merupakan salah satu alternatif usaha dibidang peternakan unggas, yang merupakan bagian dari penyediaan bibit ayam. Baca Selengkapnya.....

ALT_IMG

Beternak Burung Kenari

Burung kenari (serinus Canaria) pertama kali ditemukan di kepulauan Canary oleh penjelajah perancis, Jean de Bethencourt pada tahun 1402. Terkesan karena keindahan bulu dan kemerduan suaranya, Jean de Bethencourt dan Henry the navigator membawa burung kenari liar ke Portugal dan Inggris. Baca Selengkapnya....

ALT_IMG

Ayam Kampung

Ayam kampung merupakan keturunan dari ayam hutan merah (Gallus gallus) dan ayam hutan hijau (Gallus varius). Akibat proses budidaya dan perkawinan antar keturunan secara alam, maka muncullah berbagai macam tipe ayam dengan beragam penampilan fisik dan varitas. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Serama

Ayam Serama merupakan jenis ayam hasil persilangan Ayam Kapan alias kate kaki panjang dengan ras Ayam Modern Game Bantam. Penyilangnya adalah Wee Yean Een yang berasal dari Malaysia. Ia menyilangkan kedua jenis ayam tersebut Pada tahun 1971. Baca Selengkapnya....

ALT_IMG

Burung Puyuh

Burung Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek. Merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Cemani

“Ayam cemani merupakan ayam yang memiliki dominan warna hitam pada kuku, kulit, bulu, paruh, mata, daging, tulang, dan lidah, bahkan kadang ada juga yang berdarah hitam. Ayam ini oleh kalangan tertentu diyakini memiliki kekuatan magis“ Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Mutiara

Ayam mutiara (Guiena Fowl) merupakan unggas yang banyak diternakkan sebagai hewan hias. Ayam mutiara memiliki bentuk tubuh dan warna bulu yang menarik untuk dilihat. Bulu-bulunya dihiasi dengan bintik-bintik seperti mutiara. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Ketawa

Ayam Ketawa dikenal masyarakat karena suaranya yang unik menyerupai suara tertawa. Kokok ayam ketawa yang panjang dan memiliki cengkok yang khas membuat pesona ayam yang satu ini menempati posisi tersendiri bagi penggemar unggas. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Pelung

Ayam Pelung dikenal masyarakat karena kemerduan suaranya. Kokok ayam pelung yang panjang dan memiliki cengkok yang khas membuat ayam ini memiliki nilai jual yang tinggi. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Ayam Bekisar

Ayam Bekisar merupakan keturunan F1 hasil perkawinan ayam hutan jantan (Gallus varius) dan ayam Kampung betina (Gallus gallus domesticus). Bekisar dikembangkan sebagai ayam kesayangan untuk menghasilkan ayam hias yang indah bulu dan suaranya. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Itik Petelur

Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Nenek moyangnya berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard, Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Pakan Alternatif Azolla

Azolla microphylla mengandung kadar protein tinggi antara 24-30%. Kandungan asam amino essensialnya, terutama lisin 0,42% lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrat jagung, dedak, dan beras. Dengan kandungan protein yang tinggi tersebut Azolla bisa dijadikan pakan alternatif untuk ternak unggas terutama ayam dan itik. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Burung Merpati

Burung Merpati yang sering menyabet gelar juara dalam berbagai kontes akan memiliki harga jual tinggi bahkan sangat fantatis. Di mana harga merpati balap yang sering menjadi jawara dapat mencapai ratusan juta rupiah. Ada peluang yang cerah dalam budidaya merpati. Baca Selengkapnya...

ALT_IMG

Usaha Ternak Ayam Arab

Ayam Arab, memiliki keunggulan-keunggulan lain yang jarang diketahui masyarakat. Sehingga penulis mencoba untuk memberikan wawasan dan informasi yang diharapkan mampu untuk mengubah anggapan mengenai peluang usaha ayam arab. Baca Selengkapnya...

Showing posts with label Ayam Kalkun. Show all posts
Showing posts with label Ayam Kalkun. Show all posts
November 22, 2015

Beternak Kalkun Didasari Rasa Sayang

0 comments
 photo kalkun_zpsa60c212c.jpg

Salah satu jenis ayam yang memiliki postur tubuh sangat besar adalah ayam Kalkun. Jenis ayam hias yang satu ini memiliki postur 2-3 kali lebih besar daripada ayam biasa. penyayang_kalkun photo penetasan_kalkun_zps5feeqvwg.jpg

Selain memiliki kecantikan akan bulu-bulunya yang berwarna-warni ketika mekar, posturnya juga sangat besar. Sehingga akan terasa besar ketika Anda menyembelih ayam kalkun. Selain posturnya yang besar, kelebihan ayam kalkun diantaranya memiliki kandungan protein yang lebih baik daripada ayam biasa. Selain daripada itu nilai jualnyapun relatif mahal dibanding ayam kampung biasa, Jadi berbekal kelebihan inilah banyak peternak ayam yang membudidayakan ayam kalkun, salah satunya adalah pak Sumadi yang beralamat di Jl. Sorong 2 RT 81 No. 466 Gunung Pipa Balikpapan.

Pak Sumadi melepas bebas ayam-ayam kalkunnya di sekitar rumahnya. Untuk meningkatkan produksi tetasan anak ayam, beliau menggunakan mesin tetas PUI-30 produksi Pesona Unggas. Jika Anda ingin berminat dengan ayam kalkun, silahkan hubungi pak Sumadi di nomor 0812-5381-491.

Beternak ayam kalkun tidaklah sulit. Salah satunya karena pakan yang diberikan sama dengan pakan unggas lainnya, seperti jagung, gandum, tepung kedelai, tepung ikan, dan hijauan, seperti daun-daunan, dedak, dan konsentrat. Untuk mengembangbiakkan kalkun, sebaiknya antara jantan dan betina diberikan tempat terpisah. Ini karena pejantan lebih banyak makan dan lebih aktif dalam perebutan pakan sehingga kalau dicampur akan mengganggu pertumbuhan kalkun betina. Berbedaan nafsu makan antara kalkun betina dan jantan menyebabkan pertumbuhan kalkun jantan lebih cepat daripada betina.
Baca Selanjutnya →
December 25, 2013

Jenis Ayam Kalkun

0 comments
 photo kalkun_zpsa60c212c.jpg

Ayam kalkun pada dasarnya tidak memiliki banyak jenis, yang membedakan jenisnya hanyalah di bedakan dari ukuran tubuh kalkun tersebut, bila kalkun memiliki ukuran tubuh besar dan bobot yang lebih dari berat rata-rata maka biasa di sebut kalkun jenis super, bila kalkun memiliki ukuran tubuh biasa (rata-rata) maka biasa di sebut kalkun standar, dan bila kalkun memiliki ukuran tubuh kecil di bawah rata-rata maka biasanya di sebut kalkun mini.

Bila kita mau membedakan nya lebih luas lagi maka bisa di bedakan dari beragam jenis warna kalkun. Berikut ini foto jenis-jenis kalkun berdasarkan motif warnanya:

 photo jenis_kalkun_3_zps8416e0ab.jpg - Auburn
- Black
- Black Winged Bronze
- Blue Palm
- Blue Red Bronze
- Bourbon Red
- Bronze
- Calico
- Chocolate
- Chocolate Palm
- Chocolate Slate
- Fall Fire
- Golden Narragansett
- Golden Phoenix
- Harvest Gold
- Jersey Buff
- Lilac
- Mottled Black
- Mottled Chocolate
- Narragansett
- Nebraskan
- Oregon Gray
- Pencilled Palm
- Pencilled Red Palm
- Recessive Slate
- Red Bronze
- Red Palm
- Red Phoenix
- Red Slate
- Regal Red
- Royal Palm

Baca Selanjutnya →
December 23, 2013

Beternak Ayam Kalkun

0 comments
 photo kalkun_zpsa60c212c.jpg

Ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Kalkun betina memiliki ukuran tubuh lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5 - 1,8 meter.

Spesies kalkun berasal dari Amerika Utara (M. gallopavo) dan Amerika Tengah (M. ocellata). Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan di negara Asia seperti Indonesia untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata diperkirakan adalah hasil domestikasi suku Maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Sebagai bukti bahwa kalkun negeri (domestikasi) berasal dari kalkun liar M. gallopavo adalah adanya pial (bagian bergelambir di bawah paruh), sedangkan kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.

Membudidayakan Ayam Kalkun

Untuk menernakkan jenis unggas ini tidak sulit. Ayam kalkun dapat dilepas layaknya ayam kampung. Ia akan mencari pakan di sekitar lingkungan seperti rerumputan, biji-bijian, serangga, dan lain-lain. Kalkun juga dapat dikandangkan di kandang bambu yang luas.

Keunggulan ayam ini adalah cepat besarm seekor kalkun umur tiga bulan dapat mencapai berat sekitar 8 kg. Ayam ini dapat memiliki daging 2-3 lebih banyak daripada ayam kampung. Rasa ayam kalkun juga lebih lezat daripada ayam kampung.

Perkembangan Kalkun cukup cepat. Seekor betina dapat menghasilkan 12 butir telur. Si Induk akan mengerami telur selama 28 hari atau selama 4 minggu. Telur kalkun berwarna coklat muda bercak-bercak dan bobotnya dua kali dari telur ayam ras.

Cara Merawat Ayam Kalkun:

1. Perawatan pertama (basic care)
Perawatan basic care adalah perawatan yang dilakukan terhadap anakan ayam kalkun yang berusia 0 hari - 1,5 bulan. Dalam perawatan ini, ada beberapa teknik yang harus diperhatikan yaitu warming lamp, atau lebih populer disebut pemanasan suhu kandang ayam. Ayam yang berusia kurang dari 1,5 bulan biasanya memerlukan suhu diatas 30-45 oC hal ini dimaksudkan agar anakan ayam memperoleh suhu yang hangat seperti saat dia dierami induknya. Feeding atau proses pemberian makan juga harus diperhatikan, pada usia 0-20 hari ayam harus diberi makan khusus atau disebut BR-1 dengan kandungan nutrisi yang sesuai. BR-1 ataupun bekatul dengan pemberian campuran air panas yang diberikan sawi ataupun sayuran yang dipotong secara chopping kemudian diaduk menjadi satu adonan. Selain itu pastikan kandang anakan ayam ini berukuran rapat agar tidak terganggu hewan lain seperti kucing, tikus, dll

2. Perawatan menengah (Medium care)
Pada perawatan ini, anakan kalkun sudah berusia lebih dari 1,5 bulan hingga 6 bulan. Secara fisologis, anakan kalkun yang sudah akan memasuki masa remaja sudah akan terlihat perbedaan jenis kelaminya. Pemberian lampu atau Warming lamp sudah tidak dibutuhkan lagi dan persiapan kandang yang lebih luas agar ayam bisa bergerak secara bebas. kalkun pada usia ini juga sudah bisa dibiarkan lepas dari kandang dengan catatan jauhkan benda-benda kecil berbahaya seperti peniti, silet dan plastik-plastik yang berceceran sebab benda-benda tersebut akan dimakannya dan berakibat ayam akan sakit. Pemberian makan juga masih diberikan seperti metode diatas yaitu pemberian adionan yang dijelaskan di basic care

3. Perawatan Lanjutan (advanced care)
Bila kalkun sudah memasuki usia lebih 6 bulan, jenis kelamin ayam kalkun sudah terlihat jelas jantan dan betinanya dan libido sexual mereka akan tampak. Dalam masa itu, pisahkan ayam kalkun yang berjenis kelamin jantan dengan pejantan lainya untuk menghindari perkelahian sesama pejantan. Bila kalkun betina tampak merunduk-runduk maka kalkun itu sudah siap untuk kawin dan sebentar lagi akan betelur. saat usia itulah ayam kalkun akan mengawali masa reproduksi. Pada umur sekitar 8 bulan ayam kalkun bisa mencapai 7 kg-8 kg bila faktor gizinya diperhatikan.
Baca Selanjutnya →